${esc(`Berikut ini adalah rangkuman pernyataan dalam budaya populer mengenai \${nm}. Korelasi antara golongan darah dan kepribadian belum terbukti dalam penelitian psikologi--konten ini cocok digunakan sebagai bahan mengobrol dan kosakata deskripsi diri, dan tidak cocok digunakan untuk menilai siapa pun.`)}
${esc(nm)} perbandingan sifat lengkap
${esc(`Untuk melihat sisi \${sub.label} dengan jelas, jauh lebih mudah jika kamu menyingkirkan gambaran keseluruhan \${nm} terlebih dahulu untuk dijadikan pembanding. Kesan inti dari \${nm} dalam sebutan populer adalah "\${b.tagline || ""}".`)}
${esc(`Kelebihan yang sering disebutkan: \${st.join("、")}.`)}
${esc(`Tantangan yang sering disebutkan: \${wk.join("、")}.`)}
${esc(`Jika menempatkan kedua kelompok ini secara berdampingan untuk diamati, kamu akan mendapati bahwa keduanya sebenarnya adalah dua sisi dari satu sifat yang sama — \${st[0] || ""} jika digunakan pada kesempatan yang tepat adalah sebuah kelebihan, tetapi jika digunakan secara berlebihan akan menjadi \${wk[0] || ""}. Hampir semua deskripsi kepribadian memiliki struktur ini, dan inilah alasannya mengapa "kelebihan" dan "kekurangan" sangat sulit untuk dibahas secara terpisah.`)}
${esc(nm)} berapa banyak orangnya
${esc(`Distribusi golongan darah di Taiwan secara kasar adalah tipe O 43 persen, tipe A 26 persen, tipe B 24 persen, dan tipe AB kurang dari 10 persen. \${nm}\${bloodShare(bk)} — angka ini layak untuk diingat: jika \${nm} benar-benar sesuai dengan jenis kepribadian tertentu, itu berarti jutaan orang berbagi satu set sifat yang sama, dan di antara tiga atau lima orang di sekitarmu pasti ada satu orang.`)}
${esc(`Distribusi golongan darah mencerminkan sejarah migrasi kelompok masyarakat, bukan kepribadian. Proporsi golongan darah O di antara kelompok masyarakat kepulauan Pasifik sangat tinggi, di beberapa wilayah bahkan melampaui sembilan puluh persen; sementara Jepang terbanyak bergolongan darah A. Jika golongan darah menentukan kepribadian, maka kepribadian warga dari negara yang berbeda akan menunjukkan konsistensi yang ekstrem — dan hal ini jelas tidak sesuai dengan fakta.`)}
${esc(nm)} dibandingkan dengan sistem lain
${esc(`Jika kamu membaca \${nm}\${sub.h1} dan merasa resonansi, rasa resonansi itu kebanyakan adalah nyata--hanya saja sumbernya bukan golongan darah. Deskripsi ini mencakup sifat kepribadian yang cukup umum, siapa pun dapat menemukan bayangan diri mereka di dalamnya.`)}
${esc(`Jika kamu ingin memahami diri sendiri secara lebih akurat, MBTI berbicara tentang preferensi kognitif (bagaimana kamu menerima informasi, bagaimana kamu membuat keputusan), Enneagram berbicara tentang motivasi inti (mengapa kamu melakukannya), dan keduanya memiliki kerangka kerja yang dapat didiskusikan dan diverifikasi. Nilai dari golongan darah terletak pada kenyataan bahwa ia adalah bahasa universal—semua orang memahaminya saat mengobrol, dan poin ini tidak dapat ditandingi oleh sistem lain.`)}
Tentang ${esc(nm)} tiga kesalahpahaman yang paling umum
${esc(`Yang pertama adalah menganggapnya sebagai sains. Teori kepribadian golongan darah berasal dari makalah sarjana Jepang Takeji Furukawa pada tahun 1927, yang dengan cepat dipertanyakan oleh kalangan akademis; kepopuleran yang sebenarnya adalah buku laris Masahiko Nomi tahun 1970-an. Itu adalah produk budaya pop abad kedua puluh, bukan kesimpulan medis atau psikologis.`)}
${esc(`Yang kedua adalah digunakan untuk menilai orang lain. Kesimpulan seperti "karena dia adalah \${nm}, makanya begini" pernah memicu cukup banyak kontroversi diskriminasi tempat kerja di Jepang, yang disebut sebagai "pelecehan golongan darah". Menggunakan \${nm} untuk mendeskripsikan diri sendiri adalah ekspresi diri yang mudah, tetapi menggunakannya untuk mengevaluasi orang lain sudah melewati batas.`)}
${esc(`Poin ketiga adalah memperlakukan deskripsi sebagai batasan. Sekalipun kamu menyetujui pernyataan \${nm}, itu hanyalah deskripsi tentang sebuah kecenderungan—poin \${wk[0] || "tantangan yang disebutkan di atas"}, mengetahuinya adalah agar lebih waspada, bukan untuk menyerah pada takdir.`)}